Articles

Artikel Diving – Istilah diving yang harus kamu tahu

divingDiving (menyelam) adalah salah kegiatan yang menyenangkan. Soalnya, kita bisa melihat hewan-hewan bawah laut, seperti ikan-ikan kecil yang berwarna-warni, penyu, hiu, belut laut, dan lain-lain. Mungkin kamu sudah sering diving, bahkan kamu juga sudah pernah bareng ikan besar atau terumbu karang yang indah saat diving. Tapi, bisa jadi ada istilah-istilah diving yang belum kamu tahu. Untuk melengkapi pengetahuan kamu soal diving, baca artikel ini dulu, yuk, travelers!

diving 2

  1. Skin Diving/ Free Diving: Divingyang dilakukan hanya dengan menggunakan peratalatan menyelam dasar, seperti snorkel, masker, dan finsDiving jenis ini nggak menggunakan tabung oksigen untuk membantu pernafasan.

  2. Scuba DivingDivingdengan peralatan selam lengkap dan profesional yang disebut dengan SCUBA (Self Breathing Underwater Breathing Apparatus).

  3. Nitrox Diving: Sama seperti scuba diving, penyelaman ini juga menggunakan peralatan selam lengkap. Tapi bedanya, kadar campuran oksigen dan nitrogen dalam tabung lebih banyak, sehingga kamu bisa menyelam dengan waktu yang lebih panjang.

  4. Wet Suit: Baju yang dipakai untuk menyelam yang terbuat dari bahan neophrene yang memiliki rongga-rongga udara. Pakaian ini berfungsi untuk melindungi tubuh kamu dari goresan-goresan dan menjaga suhu tubuh kamu selama menyelam supaya nggak drop.

  5. Snorkel: Alat bantu napas yang berbentuk pipa yang digunakan untuk mengambil napas tanpa mengangkat kepala keluar dari air.

  6. Fins: Biasa disebut kaki katak yang berfungsi untuk membantu memudahkan pergerakan kamu selama di dalam air.

  7. BCD (Bouyancy Compensator Device): Rompi yang dipakai untuk menyelam, yang di dalamnya terdapat air cell,berfungsi untuk membantu mengatur daya apung selama menyelam.

  8. Regulator: Alat pengubah tekanan udara tinggi pada tabung udara menjadi tekanan udara yang lebih rendah sesuai kebutuhan kamu.

  9. DepthGauge: Alat pengukur kedalaman kamu saat diving.

  10. Pressure Gauge: Alat pengukur tekanan udara dalam tabung.

  11. Tank Valve: Alat yang terpasang di mulut tabung udara yang berfungsi seperti pembuka dan penutup aliran udara dari dalam tabung.

  12. Weight Belt: Sabuk pemberat yang digunakan untuk mengatur daya apung, sehingga kamu bisa menyelam ke bawah.

  13. Dive Computer: Alat bantu untuk perencanaan dan memonitor penyelaman kamu. Biasanya dipakai di pergelangan tangan karena bentuknya yang menyerupai jam tangan.

  14. Alternate Air Souce: Sumber udara cadangan yang biasanya berwarna kuning dan terpasang di rompi menyelam yang kamu pakai untuk berjaga-jaga.

  15. Standing Front Entry: Teknik masuk ke dalam air dengan berdiri dan melangkah dari pinggiran kapal. Posisi badan agak dicondong ke depan. Pertama-tama kamu harus melangkah yang lebar dan melompat ke air. Saat sudah menyetuh air, kaki harus dirapatkan lagi supaya posisi kamu tetap ada di permukaan.

  16. Sitting Front Entry: Teknik masuk ke dalam air dengan cara duduk di pinggiran kapal, kaki menghadap air, lalu lompat ke dalam air.

  17. Rear Roll Method: Teknik masuk ke dalam air dengan badan menghadap ke dalam kapal sambil sedikit menunduk dan memegang masker serta mouthpiece, lalu berguling ke belakang. Teknik ini biasanya dipakai saat kamu mengunjung spotmenyelam dengan perahu kecil atau perahu karet untuk menjaga keseimbangan perahu.

  18. Side Roll Method: Teknik untuk masuk ke dalam air dengan cara duduk sejajar di pinggir kapal, lalu berguling ke samping. Cara ini biasanya dipakai saat akan menyelam di kapal yang sedang melaju.

  19. Mask Clearing: Teknik mengeluarkan air yang biasanya masuk ke dalam masker dengan cara menghembuskan udara dari hidung ke dalam masker sambil memegang bagian atas masker. Dengan begitu air akan keluar dari bagian bawah masker yang kamu pakai.

  20. Buddy Diver: Teman Diving. Menyelam adalah kegiatan beresiko tinggi. Maka dari itu, divingselalu dianjurkan bareng buddy diver.

Sumber : https://www.pegipegi.com/travel/macam-macam-istilah-diving-yang-harus-kamu-tahu/

tips-menyelam

Menyelam lebih aman dengan mengingat pedoman ini:

  • Tidak pernah menahan nafas. Sudah sering disebutkan sebelumnya, hal ini akan disebutkan lagi. Menahan napas dapat menyebabkan cedera overexpansion paru-paru serius. Jadi sekali lagi, untuk penekanan: Jangan menahan nafas.
  • Memantau lingkungan Anda. Terus memantau di mana Anda dan teman-teman menyelam Anda dalam kaitannya dengan situs menyelam atau perahu dan menghindari memasuki lingkungan seperti gua-gua bawah laut jika Anda tidak terlatih untuk melakukannya.
  • Ekualisasi. Jika Anda tidak bisa menyamakan tekanan , berhenti turun dan beri sinyal teman- teman Anda. Terus turun dengan ruang udara yang tidak terekualisasi dapat menyebabkan cedera serius.
  • Perhatikan alat pengukur Anda. Kehabisan udara sementara di bawah air akan merusak penyelaman semua orang, bukan hanya Anda.
  • Menerima risiko. Selalu ada risiko DCS, tidak peduli berapa banyak komputer Anda pakai atau bagaimana konservatif Anda menyelam menggunakan tabel selam . Menyelam dalam batas yang dapat diterima, naik perlahan-lahan dan selalu membuat berhenti keselamatan.
  • Tahu kapan untuk mengatakan tidak. Jika Anda tidak merasa nyaman untuk menyelam, maka katakan tidak. Sederhana.
  • Ada dalam daftar. Pastikan nama Anda pada daftar penumpang menyelam perahu, dan pastikan nama Anda disebut ketika kau kembali kapal.
  • Perhatian pengarahan. Sangat penting untuk mengetahui kondisi lokal, sehingga memberikan 100 persen perhatian Anda untuk mendengar pengarahan dari pemandu selam anda.
  • Kelelahan adalah masalah. Kelelahan saat menyelam dapat mengkhawatirkan, dan dapat menyebabkan panik dan kecelakaan. Belajar mengenali gejala, penyebab dan pencegahan, dan dengan mengetahui apa yang harus dilakukan jika Anda mengalaminya.
  • Jauhi baling-baling. Sebagai seorang penyelam rekreasi Anda tidak di sana untuk memperbaiki baling-baling, sehingga tetap jelas. Jika Anda melihat sesuatu yang serba salah, memberi tahu awak agar melakukan perbaikan
tips-scuba-diving-menyelam

Menjelajahi dasar laut adalah hal yang sangat menyenagkan. Menyelam (Scuba Diving) tidak boleh sebarangan, Anda harus tahu Tips Scuba Diving yang benar agar kegiatan menyelam Anda aman.

Dasar laut adalah tempat yang sangat menarik. Scuba diving saat ini menjadi salah satu olahraga air yang paling digemari seperti hanlnya Fotografi. Sehingga tidak heran hampir satu juta orang mendapatkan sertifikat penyelam setiap tahunnya. Sensasi menyelam ke dasar laut seperti menjelajahi luar angkasa karena begitu indahnya dasar laut.

Menyelam menggunakan alat-alat dasar seperti tabung udara yang diletakkan di punggung dan seperangkat baju anti air, dengan tabung tersebut bisa membuat Anda tetap dapat bernapas dalam air.

Anda tertarik untuk malakukan Scuba Diving? Ayo baca Tips Scuba Diving selengkapnya di bawah ini:

1. Pastikan bahwa Anda benar-benar ingin melakukan scuba diving.

Persiapkan diri Anda fisik dan mental. Dari segi fisik, Anda harus dapat berenang, sehat dan tidak memiliki gangguan pernapasan, serta kemampuan untuk menyesuaikan keseimbangan. Dari segi mental, Anda diharuskan mampu mengatasi kepanikan, beradaptasi dengan orang lain, serta mengatasi rasa jijik menghadapi makhluk laut yang berbentuk aneh. Jika belum bisa menyelam, Anda bisa mempersiapkan diri dengan belajar/kursus menyelam.

2. Persiapkan semua peralatan yang Anda butuhkan.

Meski niat Anda sangat besar untuk dapat menyelam, tapi pertimbangkan masak masak bila Anda ingin membeli peralatan-peralatan menyelam seperti mask, snorkel, fin dan booties. Membeli perlengkapan menyelam bisa jadi lebih murah dibandingkan bila Anda harus menyewa setiap kali Anda ingin menyelam. Tapi harga peralatan selam cukup mahal, itu sebabnya pastikan terlebih dahulu Anda benar- benar berminat dengan olahraga in dan akan melakukannya dengan teratur sebelum Anda benar-benar membelinya.

3. Belajar dari gurunya.

Agar Anda dapat menyelam, bisa dengan dengan belajar diving di bawah bimbingan instruktur yang berpengalaman dan penyelam bersertifikat Instruktur tersebut akan membimbing Anda belajar secara bertahapan sehingga penyelaman pertama Anda dapat berjalan mulus dan menyenangkan. Seringkali pengalaman menyelam yang kurang benar dapat menimbulkan perasaan traumatik dan akan mempengaruh keinginan Anda untuk menyelam lagi. Instruktur berpengalaman akan mengajarkan Anda teknik menyelam yang benar.

4. Jadilah penyelam bersertifikat.

Setelah semua ketrampilan Anda pelajari lengkapilah diri Anda dengan sertifikat yang diakui oleh PADI (Professiona Association of Diving Instructor) atau NAU (National Association of Diving Instructor).

2

Mengapa harus membeli peralatan sendiri, sedangkan kita dapat menyewanya di pulau tujuan?

Ada beberapa alasan masuk akal yang saya temukan:

1. Kita tidak akan tahu /sulit menebak bagaimana kualitas alat sewaan di tempat tujuan

2. Tidak ada tipe maupun ukuran yang cocok untuk anda

3. Tempat penyewaan kehabisan stok

4. Tour guide / leader lupa menyewakan alat untuk anda (kejadian saat trip ke Krakatau)

5. Akan lebih ekonomis membeli alat sendiri apabila sering snorkeling maupun diving

2

Alat-alat dasar apa saja yang sebaiknya dimiliki?

Untuk snorkeling dibutuhkan 3 item: Mask + Snorkel + Fin
Untuk diving dibutuhkan 4 item: Mask + Snorkel + Fin + Wetsuit (sebelum BCD dan kawan-kawan)

Apa bedanya peralatan dasar snorkeling dan diving? Bagaimana membedakan mereka?

Perbedaan mendasar peralatan snorkeling dengan yang memang ditujukan untuk diving adalah di build quality atau kualitas bahan. Cara membedakannya adalah dengan membandingkan harga, melihat petunjuk manual / googling mengenai alat tersebut, bertanya kepada penjaga toko dan mengetes langsung di kolam dalam.

Noseclip dan earplug?

Noseclip sudah tidak dibutuhkan apabila menggunakan mask, sedangkan penggunaan earplug tidak disarankan untuk kedalaman di atas 3 meter karena akan merusak telinga dari tekanan air yang ada.

1. MASK

Snorkeling vs Diving type

Mask snorkeling umumnya memiliki karet silicone hasil campuran dengan PVC, sedangkan mask diving menggunakan silicone murni. Silicone murni memiliki karakter lebih lembut dan lebih fit di wajah dibandingkan mask snorkeling (Comfort + Perfect Fit adalah syarat utama untuk mask diving). Untuk kaca, saat ini umumnya keduanya sudah menggunakan tempered glass sebagai materialnya meskipun masih ada yang menggunakan plastik untuk snorkeling mask.

Mask pribadi vs Mask sewaan?

Sudah jelas lebih unggul mask punya sendiri, lebih nyaman dan aman. Mask sewaan terutama untuk snorkeling biasanya memiliki karet silikon yang sudah tidak kedap / good seal di wajah sehingga dapat menyebabkan kebocoran.

Cara memilih Mask

Pasangkan masker ke wajah anda sembari menghadap ke lantai, tarik napas melalui hidung lalu ditahan kemudian lepaskan pegangan tangan anda dari masker. Apabila masker menempel pada wajah anda, berarti kemungkinan besar cocok dengan wajah anda. Tapi jangan senang dulu, mask Tusa ‘reef tourer’ seharga 200 ribu yang saya tes di toko sudah menempel di wajah saat dicoba, akan tetapi menjadi tidak terlalu kedap ketika di kolam 3 meter karena bahan silikonnya agak kaku dan membal, berbeda dengan mask Sherwood ‘oracle’ seharga di atas 800 ribu milik saya yang memiliki silikon yang lembut serta fit di wajah. Memang harga tidak pernah bohong dalam hal ini.

Perhatikan juga strap yang ada, ukuran serta volume udara di dalam mask. Pilihlah mask dengan ukuran yang sesuai dengan bentuk dan ukuran wajah anda, jangan pilih yang terlalu kecil karena nanti wajah akan kurang nyaman ketika mask mendapat tekanan air di kedalaman, dan jangan pula memilih yang terlalu besar karena kemungkinan bisa bocor saat di dalam air.

Karet silicone transparan vs hitam

Secara kualitas umumnya tidak berbeda, hanya saja yg hitam membuat pandangan menjadi lebih fokus ke depan ketika di dalam air.

Mask with purge valve / semacam katup di dalam nose pocket?

Purge valve adalah fitur tambahan untuk dive mask, bukan hal wajib untuk diving. Hanya saja mempermudah saat melakukan mask clearing tanpa harus menahan bagian atas masker dengan tangan. Tidak masalah apabila mask anda tidak mempunyai fitur ini.

Mask with nose pocket vs Swimming googles?

Jangan aneh-aneh, swimming google atau kacamata renang standar hanya diperuntukkan di kolam renang. Untuk diving, dibutuhkan nose pocket untuk melakukan mask equalization (baca di buku manual diver) sedangkan kacamata renang biasa tidak memiliki akses udara dari hidung ke mata. Akan tetapi apabila anda lebih nyaman dengan swim google, batasan anda hanya sampai snorkeling dan shallow free-diving (up to 6-7 meters) selebihnya mata anda akan sakit terkena tekanan air. Noseclip juga dapat digunakan dalam hal ini untuk mencegah air masuk ke hidung.

6 kesimpulan karakter mask yang baik (source: PADI OWD Manual):

1. Tempered glass (apabila retak, tidak langsung pecah berkeping-keping)

2. Close fit, good seal

3. Memiliki nose pocket standar (untuk kemudahan saat equalization)

4. Low profile / volume (berguna saat mask flood & clearing di dalam air)

5. Strap yang mudah diatur dan nyaman saat dipasang

6. Sudut pandang cukup luas

Harga

Untuk mask snorkeling, berkisar Rp 100-300 ribu saat ini. Untuk mask diving biasanya paling murah sekitar Rp 500 ribu hingga Rp 1.5 juta saat ini.

Maintenance

Saat pertama membeli, usapkan sedikit odol / pasta gigi pada bagian dalam kaca hingga merata untuk menghilangkan sisa lapisan pelindung yang dapat menyebabkan fogging / embun ketika di dalam air, bilas sampai bersih dengan air, ulangi hal ini hingga 2-3 kali apabila diperlukan. Sehabis digunakan di kolam maupun laut, cuci bersih dengan menggunakan sabun bayi maupun sabun sunlight, bilas hingga bersih kemudian keringkan dengan digantung maupun di angin-angin dengan kipas di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Setelah kering, simpan di dalam box khusus mask dan jauhkan dari sinar matahari langsung dan kontak / sentuhan dengan bahan karet lainnya (khususnya neoprene rubber).

Defogging mask

Ada 3 cara untuk defog, dengan mengoleskan ketiga bahan ini di sisi dalam lensa mask:

1. Menggunakan mask defogger, bilas secukupnya dengan air
2. Menggunakan sabun / shampoo bayi, bilas secukupnya dengan air

3. Oleskan air ludah / liur / saliva secukupnya Selalu lakukan defog sebelum memulai snorkeling / diving, apabila mengalami fogging kembali, bisa menggunakan ketiga cara tersebut kembali maupun melakukan teknik mask flood & clearing di dalam air.

snorkelflexible

Choosing a good snorkel gear (Photo courtesy: www.pusatmarine.com)

2. SNORKEL

Snorkeling vs Diving type

Sama saja, untuk diving tidak perlu snorkel yang special. Snorkel tetap dibutuhkan saat diving untuk menghemat udara di tabung saat berada di permukaan.

Snorkel pribadi vs Snorkel sewaan?

Anda tahu bagaimana snorkel sewaan dicuci?

Cara memilih Snorkel

Ada 2 tipe utama snorkel: Standard Snorkel & Dry Snorkel. Perbedaannya adalah dry snorkel memiliki semacam katup di ujung pipa yang akan menutup apabila snorkel terendam air dan umumnya juga terdapat purge valve di dekat mouthpiece, meminimalisasi masuknya air ke dalam pipa sehingga memudahkan untuk snorkel clearing / blast. Lalu ada 2 tipe sekunder untuk bagian lengkung snorkel, fixed model (hard) dan accordion model (flexible, bendable). Saran saya, beli yang model akordeon (seperti gambar di atas) karena memudahkan mulut kita untuk menggapai mouthpiece karena bentuknya yang fleksible dan tidak ‘melawan’ saat ditarik.

Bahan transparan vs berwarna

Sama saja kualitasnya, hanya saja yang transparan lebih aman untuk dibersihkan karena akan terlihat apabila bagian dalamnya masih ada kotoran.

3 kesimpulan karakter snorkel yang baik (source: PADI OWD Manual):

1. Diameter pipa yang cukup besar, memudahkan dalam mengambil nafas sehingga tidak sesak

2. Tidak terlalu panjang (normalnya 47 cm / 17 inch), supaya tidak terlalu banyak sisa CO2 yang kita hirup kembali di dalam pipa

3. Kelengkungan yang baik sehingga memudahkan untuk dicapai oleh mulut

Harga

Untuk tipe snorkeling, berkisar Rp 50 ribu – 150 ribu Untuk tipe diving, berkisar Rp 200 – 600 ribu

Maintenance

Tidak ada cara khusus untuk maintenance snorkel pipe, hanya saja sehabis digunakan dari kolam maupun laut dicuci bersih dengan air mengalir (dengan sabun bayi / sunlight juga ideal terutama untuk mouthpiece), keringkan dan simpan dengan menggunakan cara yang sama untuk merawat mask sebelumnya.

diving-fins

Diving fins (Photo courtesy: www.pusatmarine.com )

3. FIN

Snorkeling vs Diving type

Untuk tipe diving biasanya memiliki design lebih kompleks dan bagus, serta bahan yang lebih baik dan panjang dibandingkan tipe snorkeling.

Fin pribadi vs Fin sewaan?

Hanya anda dan Tuhan yang tahu persis berapa ukuran kaki anda. Lebih aman memiliki fin sendiri dengan ukuran yang fit untuk kaki anda.

Scuba Fin vs Freediving Fin

Untuk scuba diving tidak dibutuhkan fin dengan panjang blade seperti freediving fin karena unsur kecepatan tidak terlalu penting. Akan tetapi pilihlah jenis fin yang memiliki thrust power / dorongan yang cukup kuat untuk bergerak dengan tenaga minimal di dalam air.

Cara memilih Fin (khususnya diving fin)

Ada 2 tipe utama fin: Full foot & Open heels. Untuk tipe full foot, tidak diperlukan sepatu tambahan, jadi tinggal langsung memasukkan kaki ke dalam foot pocket yang ada. Sedangkan untuk tipe open heels memerlukan tambahan sepatu / booties, kemudian dikencangkan dengan strap yang ada. Untuk memilih ukuran tipe full foot, ada baiknya menjajal langsung di toko dengan beberapa ukuran yang mendekati ukuran kaki anda. Sebaiknya tidak kendor dengan pertimbangan karet neoprene dari footpocket lambat laun akan kendur, maupun terlalu ketat sehingga dapat mengakibatkan kaki kram.

Untuk diving di perairan yang hangat / tropis cocok menggunakan tipe full foot, akan tetapi untuk perairan yang dingin akan lebih baik menggunakan tipe open heels karena dibantu dengan booties sebagai penghangat.

Untuk diving dari pinggir pantai (terutama pantai berbatu seperti di Tulamben, Bali) opsi terbaik adalah menggunakan tipe open heels, karena dari pantai anda memerlukan perlindungan dari booties untuk kaki anda, untuk kemudian memasang fin ketika kedalaman air sudah cukup dalam. Untuk blade nya sendiri, ada 2 tipe sekunder yaitu full blade & split blade. Full blade adalah model standar kebanyakan fin sedangkan split blade adalah model dengan blade yang terbelah 2 untuk mengurangi resistensi kicking dalam air tetapi memiliki thrust power yang lebih rendah dibandingkan full blade model.

Kesimpulan karakter fin yang baik (source: PADI OWD Manual):

Best fit dengan ukuran kaki

Harga

Untuk tipe snorkeling, berkisar Rp 150 ribu – 350 ribu Untuk tipe diving, berkisar Rp 700 ribu hingga Rp 2 juta

Maintenance

Tidak ada cara khusus untuk maintenance fin, hanya saja sehabis digunakan dari kolam maupun laut dicuci bersih dengan air mengalir (dengan sabun bayi / sunlight juga ideal terutama untuk mouthpiece), keringkan dan simpan dengan menggunakan cara yang sama untuk merawat mask dan snorkel sebelumnya. Jangan lupa untuk memasang kembali ganjalan footpocket untuk mencegah footpocket melengkung ke dalam maupun sobek saat tertindih barang lain.

wetsuits-scuba-diving

Choosing wetsuit for Scuba Diving

4. WETSUIT

Snorkeling vs Diving type

Untuk snorkeling sebenarnya tidak dibutuhkan wetsuit, berbeda dengan scuba diving yang memerlukan wetsuit sebagai perlindungan untuk mengurangi hilangnya panas tubuh dan dari kontak dengan makhluk laut yang tidak diinginkan.

Wetsuit pribadi vs Wetsuit sewaan?

Anda pasti akan berpikir 3-4x untuk *maaf* kencing di wetsuit yang anda beli sendiri dengan harga
yang cukup mahal, berbeda dengan wetsuit sewaan

Cara memilih Wetsuit

Ada banyak merk, model dan ketebalan untuk wetsuit. Umumnya di Indonesia menggunakan wetsuit dengan ketebalan 3mm. Pilihlah wetsuit dengan ukuran yang fit dengan tubuh anda, cukup ketat namun tidak berlebihan. Umumnya wetsuit memiliki zipper di bagian punggung, dapat anda modifikasi di toko-toko tertentu di Jakarta (google: laba-laba).

Kesimpulan karakter wetsuit yang baik

Best fit dengan ukuran tubuh

Harga

Berkisar dari Rp 1 – 4 juta

Maintenance

Tidak ada cara khusus untuk maintenance wetsuit, hanya saja sehabis digunakan dari kolam maupun laut dicuci bersih dengan air mengalir (TANPA SABUN dan bahan kimia pencuci apapun), keringkan (dengan cara digantung dengan hanger yang cukup tebal) dan simpan dengan cara digantung di tempat yang kering dan jauh dari sinar matahari langsung.

Opsi tambahan adalah direndam dengan campuran air dan Detol untuk membunuh bakteri, kemudian dikeringkan seperti cara di atas.

4

WRONG GEAR!!

5

Gear maintenance: wash + dry them in a cool place.

6

Proper storage for Dive Mask

Waspada dengan petugas toko (terutama dive shop yang non dive-center) yang kadang suka sotoy / sok tau dengan penjelasan mengenai alat (seperti yang saya alami di salah satu toko di mangga dua). Sebaiknya bertanya dan meminta saran dari para expert yang anda kenal atau instruktur anda sendiri. Akan lebih aman apabila membeli peralatan / gear di dive center resmi yang memiliki shop juga, anda akan dipandu dengan petugas toko setempat untuk memilih alat yang tepat.

Jangan pernah buru-buru atau tergesa-gesa dalam membeli alat, luangkan waktu anda untuk merenung dan membandingkan segala sesuatu sebelum membeli daripada akhirnya salah dalam mengambil keputusan. Gunakan pula logika akal sehat dalam menanggapi promo dengan harga miring, terutama di pameran-pameran. Apabila anda masih ragu dan belum mendapat info yang cukup jelas mengenai suatu alat / merk / tipe / harga, take your time to do more research and buy later.

alat-menyelam3

Menyelam merupakan aktivitas yang menyenangkan dan menjadi hobi bagi beberapa orang. Selain menjadi hobi, bagi orang-orang tertentu menjadi profesi seperti tim SAR selam, tukang las pipa bawah laut (underwater welding), dan tentara pasukan katak. Sebagai makhluk yang hidup di darat, manusia membutuhkan beberapa alat untuk dapat menyelam di dalam laut.

Inilah peralatan yang dibutuhkan untuk menyelam. Ada berbagai macam merk alat selam seperti alat selam IST , Problue , Mares, Scubapro, Aqualung, dan Amscud. Jika Anda ingin membeli alat selam pilihlah toko yang menjual alat selam yang berkualitas. Jangan membeli alat selam pada orang yang jual alat selam bekas karena dapat membahayakan keselamatan Anda ketika menyelam.

Mask atau Masker

mask-menyelam3

sumber:google image

Sebagai manusia yang diciptakan untuk hidup di darat bukan di air tentunya membutuhkan alat untuk melindungi mata dari air agar dapat melihat jelas di bawah permukaan air.

Regulator

regulator-menyelam

sumber:google image

Regulator Selam adalah sebuah alat yang berfungsi mengalirkan udara ke mulut saat bernafas di dalam air. Penggunaan alat ini adalah dengan bernafas melalui mulut.

Wetsuit atau Drysuit

wetsuit-menyelam

sumber:google image

Wetsuit atau drysuit adalah pakaian yang digunakan untuk menyelam. Penggunaannya tergantung pada lokasi penyelamannya apakah cold water atau warm water. Pada warm water, wetsuit yang digunakan menggunakan bahan yang berlapis neoprene rubber. Bahan ini tidak waterproof atau anti air sehingga air dapat tembus. Drysuit digunakan pada cold water bahan yang digunakan adalah waterproof sehingga tubuh terlindungi dari dinginnya air saat menyelam.

Bouyancy Compensation Device (BCD)

bouyance-menyelam

sumber:google image

Bouyancy Compensation Device adalah semacam jaket yang dapat diisi dengan dialiri udara. Fungsi Bouyancy Compensation Device adalah untuk membantu penyelam saat akan menuju permukaan air. Saat BCD ini mengembang tubuh penyelam akan terangkat ke permukaan air.

Weight belt/Integrated Weights

weight-belt-menyelam

sumber:google image

Sebenarnya saat seseorang masuk atau berenang di laut, berat jenis air laut lebih besar dibandingkan berat jenis tubuh manusia sehingga untuk menyelam membutuhkan alat pemberat. Alat ini disebut weight belt semacam ikat pinggang besar yang terbuat dari logam.

Fins atau Kaki Katak

fins-kaki-katak

sumber:google image

Fins atau Kaki Katak ini dibutuhkan oleh penyelam untuk mempercepat gerakan saat berenang di dalam air. Semakin besar, panjang, atau lebar ukuran fins semakin cepat gerakan di dalam air.

Gauges

gauge-menyelam

sumber:google image

Gauges Selam adalah indicator yang menunjukan jumlah udara oksigen yang ada di dalam tabung. Selain itu juga menunjukan kedalaman, kompas, tekanan udara, dan suhu udara saat menyelam.

Dive Computer

dive-computer-menyelam2

Dive Computer berfungsi untuk menunjukan tekanan udara, kedalaman air, dan suhu udara. Alat ini menjadi petunjuk berapa lama seorang penyelam dapat bertahan di dalam air.

Torch atau Senter

torch-senter-menyelam

sumber:google image

Semakin dalam menyelam di laut maka semakin gelap karena cahaya matahari semakin sedikit yang masuk ke dalam air. Oleh sebab itu, penyelam membutuhkan senter selam untuk menerangi saat menyelam.

Tank atau Tabung Udara

tabung-udara-menyelam

Tabung udara ini digunakan untuk bernafas di dalam air. Tabung ini mempunyai berbagai jenis ukuran tergantung berapa lama seorang penyelam akan menyelam. Isi tabung adalah campuran udara yang dibutuhkan oleh paru-paru untuk bernafas.

Sertifikat Menyelam

sertifikat-menyelam

sumber:google image

Tidak sembarang orang dapat menyelam. Seorang penyelam professional adalah seorang yang sudah mengikuti pelatihan menyelam dan lulus ujian sepertisertifikat menyelam.

images-1-jpg

Kesuksesan dan keberhasilan sebuah penyelaman sangat tergantung dari bagaimana kita melakukan persiapan.

Berikut ini beberapa tips persiapan penyelaman:

  • Tetap sehat dan fit untuk menyelam. Makan dengan benar, olahraga secara rutin dan mendapatkan istirahat yang cukup.
  • Dapatkan persetujuan untuk menyelam dari tenaga medis yang telah memberikan pemeriksaan medis menyeluruh dan lakukan ini setiap dua tahun. Selalu dapatkan pelatihan terakhir pertolongan pertama dan cardiopulmonary resuscitation (CPR). Untuk memperoleh pelatihan ini, silahkan hubungi instruktur anda.
  • Jaga keterampilan menyelam anda dengan menyelam sesering mungkin dengan melanjutkan pendidikan menyelam anda. Seharian kembali pengetahuan dan keterampilan anda dengan Scuba Review setelah tidak aktif untuk waktu yang lama.
  • Dapatkan orientasi terhadap kondisi penyelaman, aktivitas atau area yang baru. Ketika merencanakan penyelaman di tempat baru, yang belum diketahui, berpartisipasi lah pada kegiatan discover Scuba diving. Ingatlah anda harus memperoleh pelatihan khusus untuk beberapa aktivitas.
  • Miliki dan gunakan semua peralatan yang dibutuhkan untuk kondisi dan lingkungan tertentu.
  • Lakukan perawatan peralatan Scuba setiap tahun atau sesuai yang disarankan pabrik. Periksa alat Scuba secara visual secara rutin dan uji tekanan pada interval yang disyaratkan. Jaga peralatan anda dalam kondisi baik dan periksa sebelum menyelam.
  • Mengisi tabung Scuba hanya dengan udara murni, kering dari tempat pengisian udara yang

Demikian tips Persiapan Penyelaman. Semoga bermanfaat